Penampakan di Kamar Ardi K*ncana Cottage

24 Feb 2011

Hantu di Villa Ardi K*ncana, Batu Raden

Hantu di Villa Ardi K*ncana, Batu Raden

Tanggal 25 - 27 Desember lalu saya dan keluarga travelling ke arah Purwokerto. Kami terdiri dari Nesya, Aldi, Suami, Mertua, dan saya sendiri. Keluarga kami memang pada dasarnya sangat suka jalan-jalan menikmati wisata alam dan kuliner.

Kali ini liburan panjang ingin kami isi dengan travel ke Baturaden, entah ejaan Batu Raden atau Baturraden atau Baturaden yang benar. Mertua dan suami saya memilih vila dengan harga terjangkau dan available pada musin liburan akhir tahun. Maklum saja, sangat sulit menemukan penginapan atau vila yang kosong pasa musim natal.

Pilihan mengenai penginapan jatuh pada Ardi K*ncana Cottage, di Jl. Pariwisata Baturraden, Purwokerto. Disana tersedia restoran, makan pagi gratis, kolam renang, dan suasana sejuk ala pegunungan. Suami, Nesya, dan saya mendapatkan kamar di Joglo 07. Sedangkan papa dan aldi bersebelahan dengan kami di Joglo 06. Kamar kami bersebelahan namun ada pintu diantara kedua kamar. Sehingga kedua kamar kami terhubung.

Kami semua sangat menikmati objek-objek pariwisata di Baturraden, namun ada beberapa hal tidak wajar yang kami alami di kamar Joglo kami.

***

Pintu terbuka sendiri

Kami semua berangkat bersama dari jam 8 pagi dan tiba di penginapan sekitar jam 6 sore saat akan magrib. Kami langsung bergegas membereskan barang-barang yang perlu di bawa ke dalam kamar. Di dalam kamar ada pintu penghubung, sehingga memudahkan kami untuk saling mondar-mandir dari kamar satu ke kamar sebelah.

Tidak lama setelah sampai di kamar, suami memesan air panas kepada pelayan. Ternyata air panas yang disediakan berupa termos. Kami memesan 2 termos untuk 2 kamar. Tidak lama setelah memesan, sekitar jam 6 lewat (sore) datang seorang pelayan laki-laki mengantarkan termos ke kamar kami. Masih seperti biasanya, kami mengucapkan terima kasih kemudian memberikan uang tips dan menutup pintu dengan rapat karena saat itu terdengar suara azan.

Tepat setelah suami menutup pintu, saya langsung menuju kamar mandi yang letaknya tepat di samping ketika hendak akan masuk dari pintu kamar. Ketika saya berada di depan kamar mandi dan bertepatan di depan pintu, tiba-tiba pintu terbuka sendiri secara perlahan. Saya kira pelayan tadi yang akan tampak berdiri di depan pintu, ternyata tidak ada siapa-siapa. Saya langsung merinding dan berlari balik ke arah kasur. Saya tutup muka dengan bantal dan berkata, “Hiiii… itu siapa yang buka pintuuuu!!!??”

Suami saya tetap stay cool. Dia menutup pintu dan bilang tidak ada apa-apa. Namun kemudian ketika di hari terakhir kami menginap, suami saya mengaku bahwa sebenarnya saat itu pintu sudah dikunci. Dia mengakui bahwa pintu terkunci dan bisa terbuka sendiri adalah hal yang cukup ‘aneh’.

***

Lampu hidup sendiri

Setelah pertandingan bola AFF, malam, saya bergegas tidur bersama Nesya. Kami sedikit kelelahan. Sebelum tidur saya sempat meminta suami untuk mematikan lampu kamar karena sangat silau untuk situasi tidur malam. Suami mematikan lampu, dan kami bertiga tidur.

Tepat pada pukul dua pagi, saya tiba-tiba terbangun karena silaunya lampu di kamar. Saya bilang ke suami, “Kamu kok nyalain lampu segala sih? Silauuuu.. tolong matikan lagi.”

Suami saya diam saja dan segera mematikan lampu. Keesokan pagi dia baru bilang kalau dirinya tidak mematikan lampu sama sekali.

***

Penampakan perempuan tua

Sejak sampai di penginapan, Nesya selalu memotret apapun. Mulai dari dirinya sendiri, boneka, saya, suami, papa, aldi, kaca, tempat tidur, dan sebagainya. Tanpa sengaja ternyata ada 3 foto yang aneh tertangkap kamera. Salah satunya adalah foto yang terpampang di atas tulisan ini, penampakan perempuan tua pada pantulan kaca ketika Nesya memotret dirinya sendiri.

Semakin saya perbesar gambar tersebut… semakin jelas warna merah bibirnya… semakin jelas bentuk hidungnya.. dan semakin jelas terlihat kedua matanya yang bolong. Sungguh membuat bulu kuduk berdiri alias merinding.

Foto yang satunya lagi menggambarkan mirip kepala di dalam plastik kosong. Sebenarnya di dalam plastik tidak ada apa-apa. tapi di dalam foto itu terlihat seolah di dalam plastik ada sebuah kepala berkulit hitam gosong.

Foto ketiga, berupa foto suami yang di potret oleh Nesya dengan menggunakan blitz. Namun anehnya, muka suami malah tertutup bayang gelap.. padahal sekitarnya terang terkena cahaya blitz.

***

Berdasarkan kejadian-kejadian aneh tersebut, saya coba searching di google mengenai penginapan ini. Dan benar saja, ternyata memang agak angker!! Ini adalah pengalaman pertama saya terkait dengan makhluk halus. Semoga pengalaman ini bermanfaat dan mengubah persepsi saya bahwa makhluk halus juga dapat menampakkan diri dan menggerakkan benda-benda tertentu.


TAGS hantu ardi kencana penginapan baturraden baturaden


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post